Amalan Simpel Pengundang Rezeki yang Dilupakan Banyak Orang

Master Khilman

Siapa sih yang tidak ingin rezekinya berlimpah? Tidak ingin hidupnya serba berkecukupan? Tentunya semua orang ingin bukan? Ya, semuanya pasti ingin berkecukupan.

Nah, kali ini, di tulisan ini, di artikel ini Saya akan bahas amalan simpel dan pastinya mudah untuk diamalkan yang manfaatnya bisa mengundang rezeki. Namun, yang terpenting perlu istikomah dalam mengamalkannya.

Sebab, salah satu keberkahan dalam melakukan amalan adalah dengan istikomah. Tanpa adanya istikomah, maka sulit untuk tercapai. Sulit untuk mendapatkan keberkahan dari Allah.

Namun, yang menjadi persoalan adalah biasanya banyak orang semangat di awal, tapi semakin lama semakin terkikis semangatnya.

Bagi Saya pribadi, amalan tidak perlu panjang. Tak perlu susah payah. Justru harus mudah agar ada rasa semangat dalam melakukan dan mengamalkannya.

Yang terpenting adalah bisa istikomah. Sama halnya ketika Anda sholat. Sholat perlu istikomah. Bukan karena itu adalah kewajiban. Jadikan sebagai kebutuhan.

Baiklah, Saya akan langsung ajarkan dan beri tahu apa amalannya untuk bisa mengundang rezeki? Amalannya sangat singkat.

Saya ambil dari bacaan asmaul husna, yakni cukup baca ya Fattahu Ya Rozaq sebanyak 99 kali sebelum Anda tidur. Lakukan dalam kondisi suci, yakni Anda punya wudhu.

Jika Anda punya hadas besar atau berhalangan, tak perlu wudhu. Namun, sebelumnya, bacalah 1 kali al-fatihah dan niatkan untuk mengundag rezeki yang berkah dan berlimmpah.

Amalan singkat ini Saya dapatkan ketika Saya sedang ziarah ke Sunan Muria, Kudus. Ya, saya memang suka pergi ziarah untuk mengenang para wali dan bertadabbur akan kewalian beliau.

Ketika Saya sedang membaca tahlil dengan tenang, damai, dan khusyuk, tiba-tiba ada semacam bisikan “Al-Fatihah, Ya Fattahu Ya Rozzaqu 99 x” dari situlah saya mendapatkan wangsit.

Lalu, pada malam harinya, Saya bermimpi bertemu dengan Sunan Muria. Beliau memberikan wasiat kepada Saya untuk mengamalkan alfatihah 1 x dan Ya Fattahu Ya Rozzaq sebanyak 99 kali.

Pada waktu itu, ijazah itu dikhususkan untuk Saya saja. Namun, seiring berjalannya waktu, Saya tergerak hati untuk membagikannya kepada Anda.

Memang, ada semacam dorongan atau bisikan demikian. Tetapi, saya belum yakin. Lantas, saya pun ditemui Sunan Muria dalam mimpi bahwa amalan atau ijazah yang telah beliau berikan boleh diijazahkan kepada siapa pun.

Dan ini membuat saya semakin mantap dan yakin. Semoga amalan tersebut bisa membarikan manfaat dan keberkahan untuk Anda semua yang melakukan dan mengamalkannya dengan sungguh-sungguh, serius, dan penuh dengan ketulusan. Insya Allah makbil dan terkabul. Amin.