mahar

Pentingnya Mahar Dalam Amalan dan Sarana Spiritual

Terkadang, saya cukup geli. Bagaimana tidak, ketika orang ingin menggunakan sarana spiritual atau amalan dari saya, ada orang yang bertanya, “Ada maharnya ya?” atau ada yang bertanya, “Kenapa harus ada maharnya?” dan pertanyaan lain yang serupa.

Bagi Anda yang belum tahu apa itu mahar, saya jelaskan. Simpelnya, mahar bisa dikatakan sebagai investasi atau harga dari sebuah benda spiritual atau amalan.

Saat Anda ingin mengamalkan amalan tertentu atau menggunakan sarana tertentu, tentu saja harus dimaharkan terlebih dulu agar amalan bisa Anda amalkan atau sarana bisa Anda gunakan sesuai fungsinya.

Dalam hal ini saya tidak bahas sarana spiritual, tapi saya akan bahas tentang amalan hikmah. Karena sudah jelas bahwa sarana spiritual ada wujud fisik atau bendanya. Kalau dimaharkan adalah hal yang wajar sebab ada wujudnya.

Tapi, kalau amalan kan hanya sekadar amalan yang tidak berupa wujud fisik. Kalau hanya diberikan saja kan sudah bisa. Kenapa harus ada maharnya?

Apalagi kalau amalan hikmah itu diambil dari beberapa ayat suci Al-Quran, atau amalan yang sudah lazim diamalkan banyak orang serta sudah terbukti khasiatnya.

Padahal, tinggal diambil dari kitab suci saja, lalu diamalkan, beres sudah. Kok seperti menjual ayat ya.

Mungkin itulah sebagian pertanyaan yang ada di benak beberapa orang. Mungkin juga termasuk Anda yang sedang baca artikel ini.

Untuk memberikan pemahaman kepada Anda, mungkin perlu saya jelaskan apa itu amalan hikmah. Amalan hikmah adalah salah satu ilmu hikmah atau ilmu spiritual yang amalannya bisa diambil dari ayat suci Al-Quran atau hadits Nabi.

Bisa juga amalan hikmah ini termasuk ajaran para wali terdahulu. Ajaran turun temurun untuk diamalkan dan diambil berkah karomahnya. Tentu saja, amalan hikmah ini sesuai ajaran syariat. Tetap Allahlah yang menjadi sandarannya.

Baiklah, saya lanjutkan.

Perlu Anda tahu bahwa untuk mempelajari suatu ilmu, seorang guru spiritual sudah berupaya memberikan tata cara terbaik agar amalan tersebut benar-benar mengandung khasiat atau fungsi sesuai yang diinginkan.

Karena pada dasarnya setiap amalan hikmah, setiap guru spiritual punya langkah atau tata cara yang berbeda satu sama lain. Dan langkah atau tata cara dalam pengamalannya dibutuhkan suatu pemikiran, hingga ritual khusus agar mendapatkan semacam ilham.

Ritual ini bisa berupa meditasi atau laku tirakat batin tertentu. Termasuk juga belajar pada guru-guru spiritual terdahulu. Dan untuk belajar pada guru-guru spiritual itulah diperlukan tenaga, waktu, biaya, maupun pemikiran.

Tentu saja semuanya dibutuhkan suatu usaha. Karena seorang guru spiritual telah melakukan berbagai usaha itulah, maka perlu diapresiasi.

Dan mahar inilah salah satu bentuk dari apresiasi untuk mengganti usaha yang telah dilakukan oleh seorang guru spiritual tersebut.

Setidaknya, sebagai orang yang beretika, Anda pun perlu menghargai usaha dan upaya seorang guru spiritual tersebut yang berkenan memberikan amalan atau ilmunya kepada Anda.

Terlebih lagi, ketika Anda mengamalkan amalan hikmah dari saya, Anda pun akan mendapatkan media pengijazahan dari saya. Ijazah ini sangatlah penting. Karena dengan ijazahlah restu dari seorang guru kepada muridnya bisa terbentuk.

Dengan restu tersebut, maka amalannya menjadi berkah dan atas izin serta kuasa-Nya, Allah berikan jalan kemudahan sesuai dengan maksud dan tujuan si pengamalnya.

Apalagi, ijazah yang saya berikan adalah berupa media khusus. Dan media ini perlu saya ciptakan dan saya selaraskan dengan diri calon pengamal amalan hikmah.

Untuk menciptakan media ijazah ini pun diperlukan waktu, tenaga, serta pikiran. Usaha ini jugalah yang perlu diapresiasi.

Memang, saya punya layanan berbagai amalan ilmu hikmah di situs www.amalanhikmah.com. Dan semuanya bermahar.

Tapi, jikalau Anda tidak ingin mengamalkan amalan yang bermahar dari saya, Anda bisa praktekkan amalan gratis yang ada di situs ini.

Situs ini memang saya buat khusus untuk Anda yang butuh solusi tanpa harus membayar mahar. Dan ada beberapa amalan hikmah gratis yang bisa Anda amalkan.

Cari saja amalan yang tersedia di situs ini. Sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Sebenarnya, saya tidak memaksa Anda untuk mengamalkan amalan dari saya. Kalau Anda ingin amalan gratis, bisa cari saja di situs saya ini. Ketika sudah saya izinkan untuk mengamalkan, Anda tak perlu minta izin lagi.

Karena secara otomatis sudah saya ijazahkan secara umum pada Anda untuk beberapa amalan gratis di situs saya ini.

Atau jika Anda ingin cari situs lain selain dari saya tak masalah. Di sana pun ada banyak sekali  amalan gratis yang mungkin saja Anda cari dan tidak ada di saya.

Kalaupun saya punya, itu bermahar. Padahal, Anda cari yang tak bermahar. Itu semua terserah Anda. Karena yang namanya hal-hal yang berkaitan dengan spiritual tak bisa dipaksakan.

Mesti ada kerelaan hati masing-masing. Baik dari sang guru spiritual maupun orang yang mengamalkannya.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa untuk mengamalkan amalan hikmah, diperlukan seorang guru spiritual yang membimbing. Mungkin Anda banyak menemukan amalan atau ilmu gratis di internet, tapi Anda tak punya pembimbing.

Siapa yang menulis artikel tersebut dan siapa yang membagikannya pada orang secara meluas. Karena Anda tak tahu siapa penulis amalan tersebut, dan Anda hanya amalkan saja tanpa pembimbing, bisa saja Anda kurang mendapatkan berkahnya.

Sebab, tak ada jalan spiritual di dalam diri Anda untuk menuju dan bisa sampai pada Allah. Jalur spiritual atau batin Anda sama sekali kosong. Tak ada isinya. Itulah kenapa untuk belajar ilmu atau amalan hikmah dibutuhkan seorang pembimbing atau guru.

Saya tetap doakan Anda semua agar selalu diberi keberkahan oleh-Nya. Jalan Anda diridoi, diberi rahmat, dan diberi jalan kemudahan dalam menjalani hidup Anda. Amin.