menutup mata batin

Cara Mudah Menutup Mata Batin

Di tulisan saya terdahulu, saya sudah bahas bagaimana cara membuka mata batin secara mandiri. Salah satunya yaitu dengan meditasi. Dan itu termasuk cara terbaik yang bisa diupayakan agar mata batin terbuka.

Namun, kali ini saya ingin menyampaikan bagaimana cara mudah untuk menutup mata batin. Karena ternyata tak semua orang siap terbuka mata batinnya.

Sebab, ketika mata batin telah terbuka, ia bisa mengalami peristiwa-peristiwa aneh yang justru dianggap malah menganggu hidupnya. Terutama dengan hal-hal yang berkaitan dengan dunia gaib.

Biasanya, orang yang belum siap terbuka mata batinnya ini bisa terbuka secara alami. Tidak melakukan tata cara tertentu agar mata batinnya bisa terbuka. Entah berupa baca wirid, puasa, ataupun meditasi.

Dan biasanya pula, orang yang tak siap terbuka mata batinnya, saat dicari silsilahnya, ternyata dia punya keturunan seorang ahli supranatural. Bisa keturunan dari kakek buyutnya atau keturunan jauh dari kakek buyutnya.

Tentu saja, hidup orang yang sudah terbuka mata batinnya tapi dia belum siap sangatlah merasa terganggu. Itulah alasan kenapa saya menulis artikel ini. Harapannya, tulisan ini bisa bermanfaat bagi orang yang membutuhkan.

Untuk bisa tertutup mata batinnya, ada 2 cara. Pertama, cara yang berupa doa penutup mata batin. Doa ini bisa dibaca atau diamalkan oleh seorang muslim. Karena memang sebenarnya doa penutup mata batin ini saya khususkan bagi Anda yang muslim.

Kedua, relaksasi atau meditasi. Cara ini bisa dilakukan oleh siapa pun. Dan ini memang saya khususkan bagi Anda yang nonmuslim. Namun, bagi Anda yang muslim, bisa pula melakukan relaksasi atau meditasi ini.

Jadi, untuk Anda seorang muslim bisa melakukan salah satu atau keduanya. Sesuaikan dengan kondisi Anda. Langsung saja kita bahas keduanya.

Doa Penutup Mata Batin

Khusus bagi Anda seorang muslim, bisa melakukan langkah-langkah penutupan mata batin dengan doa. Tentu saja, ini tidak dilakukan sekali. Mesti berkali-kali agar benar-benar tertutup secara sempurna.

Namun, terkadang memang ada orang yang hanya sekali saja sudah bisa tertutup mata batinnya. Itu pun tak banyak. Rata-rata, orang perlu melakukan berulang-ulang agar benar-benar bisa tertutup.

Anda lakukan selama 1 minggu berturut-turut dan didahului sholat hajat 2 rakaat antara 03.00-03.30 dini hari. Atau bisa di sepertiga malam terakhir. Sesuaikan saja pada kondisi tempat tinggal Anda.

Baiklah, ikuti saja langkah-langkah berikut.

  • Ucapkan niat berikut, “Ya Allah, aku niatkan dan aku izinkan mata batinku tertutup,” ucapkan 3 kali dengan sepenuh hati.
  • Kemudian, sholat hajat 2 rakaat. Niatkan semua gerakan sholat adalah asosiasi dari proses penutupan mata batin Anda
  • Usai sholat, selanjutnya bacalah istighfar sebanyak 33 kali, baca Ya Allah 99 kali, Bismillahirohmanirohim, alhamdulillahirobbil ‘alamin wa shollalohu ala sayyidina muhammadin wa ala alihi wa shohbihi wasallam, Ya khoirol mas’uliin, Ya mujiiba da’watil mudtorriin , Ya ilahal ‘alamin bika anzalta hajati wa anta a’lamu biha faqdiha. Allohumma anta laha wal likulli hajatin faqdiha bifadli, Bismillahirohmanirohim ma yaftahillah linnasi mirrohmatin falaa mumsika laha”.
  • Ditutup dengan doa lagi “Ya Allah tutuplah indera ke-6 saya sehingga saya tidak lagi bisa melihat mahluk/alam gaib,” lalu ucapkan syukur dengan sepenuh hati.

Saat Anda melakukannya, niatkan sungguh-sungguh untuk meminta kepada Allah agar mata batin Anda tertutup.

Relaksasi atau Meditasi            

Cara ini bisa Anda lakukan di malam hari. Usahakan sebelum tidur. Dan segeralah tidur usai melakukannya. Karena malam hari inilah saatnya rileks. Mulai rileks pikiran, tubuh, dan perasaan Anda.

Tentu saja, Anda tak bisa langsung bisa tertutup mata batinnya sekali melakukan ini karena butuh waktu secara bertahap. Oleh karena itu, jika Anda benar-benar serius ingin tertutup mata batinnya, maka lakukanlah secara rutin tiap malam.

Baiklah, langsung saja kita mulai ya. Perhatikan langkah-langkah berikut ini!

  1. Cari tempat yang nyaman untuk melakukan relaksasi. Yang jelas jauh dari kebisingan atau setidaknya nyaman.
  2. Anda boleh duduk di kursi atau bersila di lantai. Jangan berbaring. Saat duduk, usahakan punggung tegak dan jangan bersandar. Duduklah sesuai dengan kenyamanan Anda. Letakkan kedua tangan di kedua paha Anda.
  3. Ucapkan niat, “Ya Tuhan, mulai sekarang, tutuplah mata batinku,” ucapkanlah dengan sepenuh hati.
  4. Selanjutnya, tarik nafas panjang dan dalam, lalu hembuskan secara perlahan. Ulangi sebanyak 3 kali. Pada hembusan yang ke-3, pejamkan mata Anda secara perlahan.
  5. Amati dan rasakan tarikan serta hembusan nafas Anda sampai terasa sangat rileks dan santai.
  6. Dalam kondisi rileks, bayangkan mata ketiga (letaknya antara kedua alis). Karena mata ketiga Anda terbuka, maka selama ini mata batin Anda pun terbuka. Anda bisa bayangkan atau visualisasi dengan gambaran apa pun. Misalnya Anda menggambarkan mata ketiga Anda adalah mata yang sedang terbuka. Anda benar-benar melihatnya terbuka. Namun, kali ini, Anda ingin menutupnya. Sekarang, tutuplah mata ketiga Anda. Anda bisa menutupnya seperti Anda menutup mata Anda dan pastikan benar-benar mata ketiga Anda tertutup. Setelah tertutup, bilanglah pada mata ketiga Anda, “Wahai mata ketigaku, aku ingin kau tertutup sekarang. Bantulah aku agar kau benar-benar tertutup sehingga mata batinku tertutup. Dan aku benar-benar berterima kasih padamu selama ini. Sekarang dan seterusnya, jika aku tidak menghendaki terbuka, maka tertutuplah sampai kapanpun.” Ucapkanlah dengan sepenuh hati. Anda tidak harus hafal redaksinya. Tapi, jika ingin dihafalkan, itu lebih baik. yang penting pahami saja maksud dan intinya, lalu ucapkan dan katakanlah pada mata ketiga Anda.
  7. Jika Anda tidak bisa bervisualisasi, maka rasakan saja. Anda rasakan bahwa mata ketiga Anda terbuka. Rasakan benar-benar nyata. Lalu, tutuplah mata ketiga Anda dengan rasa Anda. Dan ucapkan juga kalimat diatas, ajak bicara mata ketiga Anda seperti contoh di atas.
  8. Setelah Anda rasa cukup, buka mata Anda secara perlahan dan ucapkanlah syukur kepada Tuhan dengan sepenuh hati.

Lakukan secara rutin tiap malam. Setiap selesai melakukan relaksasi atau meditasi tersebut, segeralah tidur.

aktivasi cakra