7 Alasan Kenapa Benda Bertuah atau Amalan Tak Terasa Khasiatnya

benda bertuah khodam dan bertuah energi alamiDalam dunia spiritual, baik orang yang menggunakan suatu benda spiritual atau amalan, tak semua berbuah manis. Ada yang sudah menggunakan sarana berupa benda spiritual apa pun, tapi tak kunjung pula ada reaksi.

Ada juga yang melakukan amalan, namun belum juga terasa khasiat yang didapat. Walaupun ada, hasilnya tak sesuai harapan. Inilah yang sangat mungkin terjadi bagi orang-orang yang cinta dengan dunia spiritual.

Terlepas Anda menggunakan benda spiritual ataupun amalan tertentu, banyak yang mengalaminya. Atau mungkin Anda pun mengalaminya.

Anehnya, terkadang ada orang diberi benda spiritual dari teman atau seseorang yang tak tahu kejelasan dari mana asal muasalnya. Ia asal pakai dengan anjuran teman atau orang yang memberinya.

Padahal, tak semudah itu. Memang, ada orang benar-benar merasakan manfaatnya. Namun, lebih banyak yang tak dapat khasiatnya. Itu dikarenakan tidak ada kejelasan dari manakah asal benda spiritual itu didapat.

Ketidakjelasan itulah yang menyebabkan tidak cocoknya energi benda spiritual dengan pemakai. Terlebih lagi, apakah benda spiritual tersebut mengandung energi atau tidak, berasalah dari energi khodam atau energi alami, ia tak tahu.

Karena saran dari seorang teman, maka ia pun hanya memakainya saja. Alhasil, ia tak bisa rasakan manfaat. Ada juga yang memang sudah tahu asal muasalnya, apakah dari seorang pakar supranatural, dari penarikan gaib yang dilakukan, atau dari seorang spiritualis.

Meski demikian, sangat disayangkan, ada juga yang belum merasakan khasiatnya. Lagi-lagi, itu bergantung pada kecocokan benda spiritual dengan pemakainya. Adalah hal yang wajar, pemakai benda spiritual tak mampu merasakan manfaatnya.

Sampai-sampai, banyak juga orang yang mengoleksi benda-benda spiritual. Apakah ia merasa tak puas dengan benda spiritual yang sudah dimilikinya sehingga ia ingin memiliki yang lain agar segera merasakan manfaat.

Atau memang hanya ingin memilikinya saja dan tak bermaksud serakah atau apa. Yang jelas adalah ada alasan mengapa benda spiritual atau amalan tertentu belum juga bereaksi hingga tak mendatangkan manfaat atau khasiat yang dijanjikan.

Jika Anda ingin tahu, simak baik-baik ke-7 alasan berikut.

1. Belum atau Tidak Peka Energi

Bila Anda orang yang peka, maka Anda akan lebih mudah merasakan energi. Anda bisa merasakan aliran energi dalam diri Anda. Anda bisa merasakan energi di sekitar Anda. Anda bisa merasakan energi dalam benda spiritual yang Anda miliki.

Dan jika Anda mudah mengakses energi, maka Anda pun bisa lebih gampang dalam merasakan manfaat energi. Lantas, bagaimanakah cara agar bisa peka? Mudahnya adalah lakukan meditasi.

Meditasi adalah cara yang bisa Anda gunakan untuk bisa agar peka terhadap energi. Saya tidak akan membahas cara meditasi di sini karena terlalu teknis. Tulisan ini akan terlalu panjang untuk itu.

2. Sering Mengeluh atau Merasa Gagal

Apa pikiran Anda jika saat Anda memakai benda spiritual apa pun atau amalan, tapi belum juga merasakan manfaatnya? Apakah Anda mengeluh atau merasa gagal memiliki benda spiritual atau amalan yang Anda lakukan?

Bila Anda mengeluh, apalagi sering, maka jangan harap Anda bisa mendapatkan manfaat dari benda spiritual atau amalan Anda. Keluhan hanya membawa dampak buruk.

Bisa mengundang energi negatif dalam diri. Akibatnya, energi positif tertutup dan tersumbat sehingga Anda tak merasakan khasiatnya.

3. Tak Ada Penyelarasan Energi

Salah satu ketiadaan khasiat dari benda spiritual adalah tak ada keselarasan energi dari benda bertuah dengan penggunanya. Banyak orang yang tak melakukan penyelarasan energi sebelum menggunakan benda bertuah.

Banyak juga pakar spiritual yang tak menyertakan penyelarasan energi kepada klien atau orang yang menggunakan benda bertuah darinya. Inilah yang jadi masalah.

Apalagi jika benda bertuah tersebut didapat dari seorang teman yang tak mengerti apa pun soal dunia spiritual. Maka jangan harap jika benda tersebut tak bereaksi sama sekali.

Penyelarasan energi ini sangatlah penting karena berfungsi sebagai pembuka gerbang energi dari benda bertuah dengan penggunanya. Jika tak dilakukan, maka akan sulit bisa diakses energinya sehingga susah mendapatkan manfaatnya.

Tata cara penyelarasan energi biasanya menggunakan sebuah media. Seperti garam, gula, kapsul, minyak, atau apa pun. Terkadang juga dilakukan secara langsung di tempat, yaitu dengan dibersihkan energi negatif, lalu ditransfer energi positif langsung oleh sang pakar spiritual. Semua bergantung pada teknik dan cara masing-masing sang spiritualis.

4. Digunakan untuk Tujuan Jahat

Bisa saja benda spiritual meski digunakan untuk kejahatan tetap saja berfungsi. Hanya saja, karma pun pasti datang sebagai bomerang. Bagi saya pribadi, khasiat tak terasa disebabkan juga niat yang kurang baik.

Bisa saja karena iri, dengki, atau dendam sebab diremehkan, lalu pakai benda bertuah. Contohnya, Anda punya pesaing dalam berbisnis, lantas pakai jimat penglarisan atau sarana agar omset Anda laris.

Niat Anda adalah agar para pembeli pesaing Anda beralih untuk membeli produk Anda. Tujuan ini pun sudah tidak baik. Kalau Anda pakai sarana, maka murni itu untuk tujuan positif. Tidak ada embel-embel rasa tak suka, benci, atau niat tak baik apa pun.

5. Terlalu Bernafsu atau Berambisi

Salah satu sifat pengguna benda-benda bertuah adalah agar ia ingin segera mendapatkan apa yang diinginkan. Penuh nafsu dan ambisi. Tak sabar sesegera mungkin agar impiannya terwujud.

Apa yang dikehendakinya bisa dengan cepat tercapai. Sayangnya, semakin Anda terlalu berambisi dan bernafsu, itu malah bisa mempersulit pencapaian Anda.

Nafsu adalah akar dari segala munculnya energi negatif. Hingga berdampak tiadanya kesabaran dalam hati. Jika Anda masih terlalu berambisi dan bernafsu agar impian Anda cepat-cepat terwujud, maka keinginan Anda malah tak segera terealisasi.

6. Bersikap, Bertindak, dan Berbuat Negatif

Sekali lagi, hal negatif bisa berdampak buruk. Apakah sikap, tindakan, atau ucapan Anda yang kurang etis atau tak sesuai norma, maka bisa berakibat fatal. Begitu juga bagi Anda yang saat ini memakai benda bertuah atau melakukan amalan, maka sebisa mungkin hindari perkataan keji, kotor, atau perbuatan yang merugikan bagi diri Anda sendiri, orang lain, maupun lingkungan.

7. Tak Bisa Istikomah

Khusus bagi Anda yang sedang melakukan amalan, maka beristikomahlah. Buah dari istikomah adalah rahmat dan keberkahan dari-Nya. Para wali mengatakan bahwa istikomah itu lebih baik daripada seribu karomah.

Padahal, para wali mempunyai karomah yang telah disematkan pada mereka. Allah memberi keajaiban pada para wali yang berupa karomah. Akan tetapi, para wali mengatakan istikomah lebih baik ketimbang ribuan karomah.

Seseorang bila bisa istikomah, maka buah manisnya akan dipetik. Maunah (pertolongan) berupa berbagai kemudahan dan keajaiban pun datang tanpa diundang. Hidup menjadi lebih mudah dan berkah.

Saya harap Anda bisa memahami beberapa alasan mengapa benda bertuah belum juga mendatangkan manfaat. Harapan saya, tulisan ini pun bisa memberi pengetahuan sekaligus tambahan wawasan.

Jika saat ini Anda memakai benda bertuah, sarana apa pun, atau amalan, dan belum mendatangkan khasiat atau manfaat, Anda bisa cek dan renungkan, apa yang kurang dalam diri Anda.

Jangan salahkan benda bertuah atau amalan yang Anda lakukan. Karena semuanya terjadi atas kuasa dan kehendak-Nya. Sebagai manusia, yang bisa Anda lakukan hanyalah berusaha dan berupaya, baik lahir maupun batin.

Usaha lahir tetap Anda lakukan sebagai penyeimbang usaha batin Anda. Keduanya harus dilakukan secara selaras agar impian dan keinginan Anda bisa terwujud.