5 Alasan Mengapa Mata Batin Anda Belum Juga Terbuka

Cara Membuka Mata BatinBanyak klien yang bertanya kepada saya mengapa mata batinnya belum juga terbuka. Padahal, mereka sudah melakukan meditasi yang saya ajarkan atau yang telah mereka lakukan dari orang lain selama bertahun-tahun.

Ada juga yang sudah melakukan amalan tertentu yang mereka dapatkan dari guru mereka ataupun dari saya secara langsung. Dan amalan tersebut sudah dilakukan selama bertahun-tahun juga. Namun, hasilnya nihil. Mata batin mereka belum juga terbuka.

Bagi Anda yang ingin mata batin terbuka, Anda bisa lakukan meditasi atau wirid yang saya ajarkan pada tulisan sebelumnya. Anda bisa baca Cara Membuka Mata Batin Secara Mandiri

Kembali lagi pada topik. Sebenarnya, tidak semua orang bisa dan mampu membuka mata batin mereka jika memang belum memenuhi syarat. Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi ketika ingin agar mata batin terbuka.

Syarat inilah yang juga menjadi alasan mengapa begitu sulitnya membuka mata batin. Pada dasarnya, membuka mata batin tidaklah sesulit yang Anda bayangkan. Hanya saja memang setiap orang memiliki karakteristik yang berbeda-beda, terutama dalam kepekaan energi.

Dan untuk bisa mempunyai kepekaan, haruslah melakukan amalan, wirid, atau meditasi tertentu. Ketika sudah seringkali dilakukan dan kontinyu, maka sangat mudah nantinya bisa membuka mata batin.

Namun, kepekaan saja tidak cukup. Banyak orang yang sudah peka, tetapi mereka pun sulit untuk membuka mata batin. Belum mampu menembus alam gaib dan dimensi lain. Apalagi berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Ada beberapa faktor yang mendasari kenapa mata batin belum terbuka meski sudah berusaha. Simak ulasannya berikut.

Tak Punya Guru

Ini adalah faktor utama yang perlu Anda pahami. Ketika orang belajar tak ada guru, maka akan sulit untuk mencapai tujuan. Padahal, keberadaan guru sangatlah penting untuk membimbing sang murid agar benar-benar menguasai suatu keilmuan tertentu.

Jika selama ini Anda belum punya guru dan hanya sebatas mempraktekkan tata cara membuka mata batin di buku, artikel di internet, youtube, atau apa pun, maka hentikan. Anda perlu mencari guru yang mumpuni. Karena dengan adanya guru, Anda pun akan dibimbing untuk mencapai tujuan Anda.

Jarang Lapar

Agar mata batin terbuka, diperlukan juga tirakat. Lapar termasuk salah satu dari tirakat. Orang yang jarang lapar, sering kenyang akan lebih mudah mengantuk sehingga ia pun gampang tidur.

Orang-orang zaman dulu, sering melakukan puasa untuk melatih sekaligus mengendalikan diri dari nafsu. Saat orang lapar, maka nafsunya bisa terkontrol sehingga ia lebih jernih dan lebih murni. Saat itulah lebih mudah untuk bisa membuka mata batin.

Hal ini pun sama halnya dengan meditasi. Orang yang melakukan meditasi, berarti ia harus menjauhi hal-hal yang mereka inginkan. Seperti tidur, nonton TV, makan, dan sebagainya. itulah cara melatih diri untuk tidak selalu kenyang.

Saat meditasi pun hindari kondisi perut kenyang. Karena itu akan membuat diri Anda mengantuk dan tertidur ketika bermeditasi. Alhasil, meditasi pun tidak bisa Anda capai.

Kesiapan Diri

Faktor lain yang menyebabkan belum terbukanya mata batin dikarenakan belum adanya kesiapan. Kesiapan di sini meliputi 3 hal, yaitu kesiapan tubuh fisik, mental, dan tubuh energi. Tubuh fisik berkaitan dengan reaksi-reaksi fisik yang mungkin saja terjadi.

Orang yang terbuka mata batinnya, bisa didahului proses adanya pusing, mual, atau respons bagian anggota tubuh tertentu. Bisa juga tubuh menjadi sakit. Bila tubuh tak siap untuk itu, maka akan sulit.

Sebenarnya, reaksi tersebut sangatlah wajar dan normal-normal saja. Jika kemungkinan Anda mengalami demikian, Anda tak perlu khawatir.

Namun, perlu Anda tahu bahwa tidak semua orang mengalaminya. Setiap orang memiliki reaksi yang berbeda satu sama lain. Ada juga orang yang tak merasakan respons tubuh.

Kesiapan mental pun sangat diperlukan. Ketika orang tidak siap mental karena dalam hatinya masih ada rasa ketakutan jika merasakan, mengalami, atau melihat sesuatu yang aneh dan ganjil, maka mata batinnya pun sulit terbuka. Jika terbuka pun belum sempurna karena belum adanya kesiapan mental di dalam diri.

Selain itu, kesiapan tubuh energi pun tak kalah pentingnya. Bahkan, ini lebih penting ketimbang kesiapan yang lain. Karena tubuh energi ini yang langsung berkaitan erat dengan dunia energi, termasuk juga energi alam gaib.

Walaupun Anda sudah siap secara mental dan juga tubuh fisik, tetapi tubuh energi Anda belum siap, maka Anda pun sulit untuk bisa membuka mata batin. Dan salah satu mempersiapkan tubuh energi yakni dengan bermeditasi atau melakukan wirid yang kontinyu. Oleh karenanya, Anda perlu mempersiapkan ketiga hal tersebut.

Terlalu Berambisi

Terkadang, banyak orang yang tidak sabar dengan proses. Mungkin juga termasuk diri Anda. Bila Anda termasuk, maka sangatlah wajar mata batin Anda belum bisa terbuka.

Setiap orang unik dan tidak sama untuk mendapatkan hasilnya. Kalaupun Anda terlalu berambisi untuk bisa membuka mata batin, terlalu berkeinginan, dan memaksakan diri harus bisa terbuka mata batinnya, itulah yang mempersulitkan diri Anda untuk membuka mata batin.

Terlalu berambisi sama halnya memupuk nafsu di dalam diri Anda. Ingat, nafsu merupakan cikal bakal dari energi negatif sehingga akan menyusahkan Anda dalam mencapai tujuan.

Maka dari itu, nikmati saja prosesnya. Lakukan meditasi atau wirid membuka mata batin yang sudah Anda peroleh. Karena tidak ada ukuran pasti kapan mata batin Anda terbuka. Bisa dalam hitungan hari, minggu, bulan, bahkan tahun.

Selama Anda bisa jernih, baik jernih pikiran, hati, ucapan, ataupun tindakan, maka mata batin secara otomatis bisa terbuka dengan mudahnya. Sebaliknya, jika Anda belum bisa menciptakan kejernihan di dalam diri Anda, jangan harap mata batin Anda bisa terbuka.

Pasrah

Pasrah adalah sumber dari bentuk penyerahan diri kepada-Nya. Anda tak bisa menuntut diri Anda untuk bisa membuka mata batin. Ketika Anda belum berpasrah, maka akan susah. Anda masih terlalu berharap agar mata batin terbuka.

Ketika ada rasa berharap yang berlebih, berarti tidak ada kepasrahan di dalam hati. Maka, diperlukan kepasrahan dan tawakal kepada-Nya dengan sepenuh hati dan totalitas. Serahkan segalanya kepada-Nya.

Pasrahkan urusan Anda kepada-Nya dengan tetap punya keyakinan bahwa apa yang Anda peroleh, dapatkan, dan alami adalah kebaikan untuk diri Anda sendiri. Walaupun saat ini mata batin Anda belum terbuka.

Setidaknya, ke-5 hal tersebutlah yang bisa membuat Anda gagal atau sulit untuk membuka mata batin. Untuk itu, kenali kelimannya dan perbaiki diri Anda sehingga mata batin Anda pun bisa terbuka sesuai keinginan Anda.

NB: Jika Anda ingin sarana praktis membuka mata batin, Anda bisa pakai Aktivasi Cakra Spiritual. Atau klik gambar di bawah!

aktivasi cakra